
Mendes PDT, Yandri Susanto, tegaskan pentingnya dukungan dalam mengembangkan kopdes. Sumber. harianbatakpos.com
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, pentingnya dukungan masyarakat dalam memperkuat sinergi pemerintah untuk mengembangkan Koperasi Desa (Kopdes) di wilayah terpencil Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan berbagai kebutuhan pokok secara lengkap agar masyarakat desa dapat lebih mandiri dan sejahtera. Selain itu, penguatan Kopdes juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester tujuh, Muhammad Ade Rizka Saputra menuturkan, dukungan dari Mendes merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kebijakan ini mampu mendorong masyarakat desa untuk lebih mandiri dan produktif dalam mengelola potensi lokal yang dimiliki.
“Pemberian potongan harga serta kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Selain membantu menggerakkan roda perekonomian, kebijakan tersebut juga berpotensi memperluas daya tarik koperasi desa sebagai pusat aktivitas ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester tiga, Al Moza Aleyda Meutya Nugroho mengungkapkan, pertukaran ekonomi melalui keberadaan Kopdes dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan pelaku UMKM di Indonesia. Produk hasil produksi lokal akan lebih mudah tersalurkan kepada masyarakat desa yang selama ini kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kebijakan ini juga mendorong kemandirian ekonomi desa dengan memprioritaskan produk dalam negeri. Upaya pengurangan barang impor sangat penting agar Kopdes tetap menjadi pilihan utama masyarakat desa dalam berbelanja, sekaligus memperkuat rantai ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ungkapnya.
(Yuzka Al-Mala)





