Pelaporan Pandji Pragiwaksono Imbas “Mens Rea” Tuai Kontroversi

 Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk “Mens Rea”. Sumber. kabarbuen.com


Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah, imbas materi pertunjukan komedi yang bertajuk “Mens Rea”. Laporan tersebut diajukan pada Rabu (7/1), karena dinilai menghina suatu pihak, menyebabkan kegaduhan, serta berpotensi memecah belah masyarakat. 

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES), semester sembilan, Falin Pratama mengungkapkan, Indonesia sebagai negara demokrasi perlu memiliki ruang untuk menampung kebebasan berpendapat. Menurutnya, materi Pandji dalam Mens Rea tidak perlu ditanggapi serius karena hanya sebatas pertunjukan komedi.

“Pertunjukan komedi pada dasarnya ditujukan sebagai hiburan, sehingga tidak perlu ditanggapi secara serius setiap materi yang disampaikan komika. Di sisi lain, sepertinya para pelapor tidak memahami keseluruhan pertunjukan dan hanya terpaku pada potongan klip di media sosial,” ungkapnya. 

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), semester tujuh, Abdullah Aly Gymnastiar mengatakan, pertunjukan Mens Rea menjadi pisau bermata dua bagi Pandji. Sebab, pertunjukan yang semula bersifat eksklusif kini dapat diakses melalui platform streaming dan mudah dijangkau masyarakat.

“Ucapan Pandji memang tidak sepenuhnya pantas untuk disampaikan, karena tidak semua masyarakat memiliki pemahaman yang sama dengan dirinya. Namun, kemudahan akses terhadap pertunjukan tersebut membuat beberapa pihak mengetahui isi dari acara dan kemudian melaporkannya,” pungkasnya. 

(Mahendra Dewa Asmara) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *