
Bapanas dan BMKG bekerja sama dalam memperkuat ketahanan pangan. Sumber. bmkg.go.id
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjalin kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan melalui pemanfaatan data cuaca dan iklim yang akurat serta komprehensif bagi seluruh daerah di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan membantu pemerintah dan petani dalam merumuskan strategi produksi pangan yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Biologi, semester lima, Dwi Fitriani menyampaikan, kerja sama antara Bapanas dan BMKG merupakan langkah awal yang tepat untuk meningkatkan kualitas pangan di Indonesia. Kolaborasi ini dipandang mampu memperkuat sinergi dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan.
“Dengan dukungan data kebutuhan pangan dari Bapanas dan data iklim dari BMKG, masyarakat dapat lebih terbantu dalam menjaga ketersediaan pangan, menstabilkan harga pasar, dan memastikan stok tetap terjaga. Kerja sama ini juga berperan penting dalam memperkuat Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) agar lebih responsif terhadap dinamika pangan nasional,” ujarnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester lima, Angga Dwi Pangestu menuturkan, pemanfaatan teknologi melalui data yang disajikan BMKG kepada masyarakat, baik secara langsung maupun digital, menjadi langkah yang sangat efektif. Hal ini penting mengingat masih banyak masyarakat di daerah yang belum terbiasa dengan penggunaan teknologi digital.
“Partisipasi mahasiswa dapat memperkuat program yang dilakukan Bapanas dan BMKG, antara lain melalui penyebaran poster, pembuatan infografis, serta sosialisasi langsung kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menjembatani keterbatasan pemahaman teknologi dan mendorong terciptanya ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan,” tuturnya.
(Yuzka Al-Mala)





