Permudah Pelaporan Kekerasan di Kampus, LLDikti Wilayah III Terapkan CRS

LLDikti III perkuat sistem penanganan kekerasan di kampus dengan sistem CRS. umn.ac.id


Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III mulai menerapkan Crisis Response System (CRS) untuk memperkuat penanganan kekerasan di lingkungan kampus. Sistem berbasis digital yang menggandeng perguruan tinggi swasta (PTS) ini dirancang guna menjamin kerahasiaan pelapor, memberikan akses real time, serta mempercepat tindak lanjut kasus sesuai Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 55 Tahun 2024.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Program Studi Sistem Informasi (SI) semester tujuh, Annisa Rahmah mengungkapkan, penerapan CRS sebagai sarana pelaporan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi merupakan langkah positif yang patut didukung. Sistem ini mampu menjadi alternatif pengaduan yang lebih mudah diakses mahasiswa.

“Meski demikian, keberhasilan CRS sangat bergantung pada partisipasi aktif mahasiswa. Tanpa keterlibatan penuh dari civitas akademika, sistem pelaporan dikhawatirkan hanya berjalan sebagai formalitas dan tidak memberikan dampak optimal bagi upaya pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan di kampus,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), semester tiga, Maulida Nurul Aulia mengatakan, CRS membawa dampak positif karena memudahkan mahasiswa dalam menyampaikan laporan. Kehadiran sistem ini juga dinilai mampu membangun budaya peduli dan saling melindungi di lingkungan kampus.

“Setiap perguruan tinggi dipandang perlu menyediakan aplikasi CRS agar proses pengaduan dapat berlangsung lebih sederhana dan cepat. Harapannya, penerapan sistem ini dapat berjalan optimal sehingga menjadi instrumen penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan responsif terhadap kasus kekerasan,” ujarnya.

(Maura Maharani Rizky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *