
Malam puncak FESDAK ke-35 menjadi penutup rangkaian kegiatan. Sumber. Dok. Pribadi
Pekan Penutup Festival Dakwah (FESDAK) ke-35 digelar pada Rabu (7/01) sebagai penutup rangkaian kegiatan dengan mengusung tema “Rute Akhir Fase-Fase Kontemplasi.” Forum ini mengangkat diskusi kritis seputar polemik isu bencana nasional dengan menghadirkan Zidan Rahmadani sebagai pemateri.
Salah satu panitia acara FESDAK ke-35, Hafidz Al Banan menjelaskan, tahapan persiapan kegiatan telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Pemilihan tema polemik kebencanaan diangkat dengan tujuan menghadirkan pemahaman komprehensif mengenai dinamika informasi bencana nasional di ruang publik, serta mendorong peserta dalam menyikapi arus informasi.
“Selain itu, tantangan muncul sejak tahap awal persiapan, kesibukan aktivitas masing-masing anggota menjadi faktor. Namun, rangkaian persiapan acara tetap bisa berjalan sesuai harapan,” tuturnya.
Salah satu peserta acara FESDAK ke-35, Andi Erlangga mengungkapkan, pelaksanaan malam puncak berlangsung meriah dan memberikan pengalaman positif. Kehadiran pemateri juga mampu mengasah wawasan, sehingga dapat menciptakan suasana yang menyenangkan. Tetapi, acara ini masih memerlukan penyempurnaan dari beberapa aspek sehingga dapat berjalan lebih optimal.
“Malam puncak berlangsung menarik dan edukatif, namun ketepatan waktu masih perlu ditingkatkan. Perbaikan pada aspek ini diharapkan dapat membuat pelaksanaan acara ke depan berjalan lebih tertib dan tersusun.,” ungkapnya.
(Maura Maharani Rizky)








