
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian himbau stok kebutuhan pokok aman. Sumber. tribunnews.com
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Menteri Dalam Negeri (MENDAGRI), Tito Karnavian tegas menghimbau masyarakat Indonesia, agar tidak terjebak aksi belanja berlebihan atau panic buying. Hal tersebut disebabkan, jaminan bahwa stok kebutuhan pokok nasional dipastikan berada dalam kondisi aman dan sangat mencukupi untuk memenuhi kenaikan permintaan.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Ekonomi Syariah (EKSYAR), semester delapan, Ahmad Fathoni Muzaki menuturkan, pentingnya memastikan setiap informasi melalui sumber media terpercaya. Sikap kritis terhadap info yang beredar sangat perlu diperhatikan, agar tidak mudah terbawa arus kepanikan massal yang tidak berdasar.
“Fenomena panic buying yang sering terjadi menjelang peringatan hari besar, merupakan tindakan berlebihan. Maka, pentingnya kesadaran kritis masyarakat menjamin bahwa kesediaan bahan pangan tercukupi,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), semester empat, Muhammad Farand Al Nabigh menjelaskan, panic buying bukan sekadar masalah perilaku, melainkan berpotensi memicu lonjakan harga hingga kelangkaan barang di pasar secara nyata.
”Panic buying dapat menimbulkan efek yang besar, sehingga pemerintah perlu lebih masif melakukan sosialisasi terkait ketersediaan stok kebutuhan pokok. Maka, akan menjaga psikologi dan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” jelasnya.
(Muhammad Hasbi Mukhtar)





