
Peringatan Hari Hutan Internasional, Momentum Mahasiswa Gaungkan Kepedulian Lingkungan
Peringatan Hari Hutan Internasional pada 21 Maret 2025 menjadi momentum penting bagi mahasiswa pecinta alam untuk menegaskan komitmen terhadap kelestarian hutan di Indonesia. Kesadaran akan peran hutan sebagai penyokong kehidupan terus digaungkan, terutama dalam menghadapi tantangan deforestasi, alih fungsi lahan, dan eksploitasi sumber daya alam. Melalui peringatan ini, semangat kepedulian dihidupkan, komitmen untuk menjaga lingkungan diperkuat, dan harapan akan hutan yang tetap lestari diwariskan kepada generasi mendatang.
Anggota kelompok pecinta alam Arkadia UIN Jakarta, Ferry Fazly mengungkapkan, Peringatan Hari Hutan Internasional menjadi pengingat global tentang pentingnya hutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Hutan tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru bumi, tetapi juga sebagai habitat bagi berbagai spesies dan sumber daya alam yang vital. Oleh karena itu, peringatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran global akan keberlanjutan lingkungan.
“Mahasiswa memainkan peran penting dalam konservasi lingkungan, terutama melalui edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pelestarian alam. Dengan demikian, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan semakin meningkat dan berkontribusi pada pelestarian hutan yang lebih efektif. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan konservasi, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang signifikan dalam menjaga keberlangsungan ekosistem hutan,” ungkapnya.
Anggota Kelompok Mahasiswa Lintas Alam (KMLA) Garuda Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Zahrotul Azkiya mengatakan, hutan bukan hanya sekadar habitat bagi flora dan fauna, tetapi juga memainkan peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Namun, upaya konservasi hutan masih dihadapkan pada tantangan serius, seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan maraknya penebangan liar. Kedua faktor ini menjadi hambatan besar dalam menjaga keberlanjutan ekosistem hutan.
“Dalam rangka memperingati Hari Hutan Internasional, mahasiswa berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat semakin meningkat. Mereka percaya bahwa tindakan nyata dalam menjaga hutan adalah tanggung jawab bersama yang harus diemban demi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan generasi mendatang. Dengan demikian, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian hutan dapat menjadi gerakan yang lebih luas dan berdampak positif bagi lingkungan,” pungkasnya.
(Fayruz Zalfa Zahira)