Lawan Ledakan Hoaks, Wamenkomdigi Dorong Generasi Muda Pertajam Daya Kritis

Wamenkomdigi Nezar Patria ajak generasi muda pertajam daya kritis demi putus rantai hoaks. Sumber. msn.com


Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria mendorong generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Dalam era digital, berfungsi sebagai tameng utama menghadapi ledakan informasi. Kemajuan teknologi membuat batasan antara fakta dan hoaks semakin kabur, maka langkah tersebut dilakukan agar pemuda tidak mudah terprovokasi oleh berita palsu yang beredar luas.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester lima, Farham Rahmawan menuturkan, krusialnya peran generasi terdidik  menjadi garda terdepan penyebaran kebenaran informasi. Kredibilitas dan pengaruh seseorang,  menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan memutus hoaks di tengah masyarakat.

“Penting bagi generasi terdidik untuk mengambil peran, dalam menebar informasi yang benar. Peran berpengaruh dan kredibilitas menjadi poin pertama,  ketika kita ingin memutus rantai penyebaran informasi hoaks,” tuturnya. 

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (FU), jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), semester lima Elsa Nadia mengungkapkan, kemampuan berpikir kritis adalah cerminan dari kecakapan individu. Dalam arus informasi, kebiasaan meriset dan memverifikasi data sangat didukung oleh iklim akademik yang melatih ketajaman pola pikir mahasiswa.

“Berpikir kritis dimiliki oleh orang yang mampu mengelola informasi secara baik, sehingga kemampuan mengulik dan meriset informasi perlu dilakukan. Maka, aktivitas akademik menjadi penunjang mahasiswa dalam melatih kemampuan pola pikir tersebut,” ungkapnya. 

(Selgy Deswita Isnaini) 

Selgy Deswita Isnaini
Selgy Deswita Isnaini
Articles: 15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *