
Sesi foto bersama pasca pelatihan public speaking. Sumber. Dok. Pribadi
Pelatihan public speaking bertajuk “Confident Public Speaking” yang diselenggarakan Radio Dakwah dan Komunikasi (RDK FM) digelar pada Rabu (7/1) di Teater Lantai Enam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM). Menghadirkan Ella Sya’diyah sebagai narasumber, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan berbicara di depan umum melalui teknik praktis mengatasi demam panggung serta membangun komunikasi yang efektif dengan audiens.
Pemateri Pelatihan Public Speaking, Ella Sya’diyah menuturkan, seorang public speaker profesional harus meminimalisir logat kedaerahan, agar terdengar lebih inklusif dan nasional. Pentingnya penguasaan teknik visual, suara, dan verbal untuk memikat perhatian, serta penggunaan interaksi aktif agar audiens tetap fokus pada materi.
“Pembicara yang hebat bukan yang bisa berbicara lama, melainkan yang mampu menonjolkan poin penting dalam durasi terbatas. Maka dari hal tersebut, audiens dapat memahami apa yang disampaikan,” tuturnya.
Head of Human Resource Development (HRD), Zahran Adnin Nabil mengungkapkan, public speaking merupakan keterampilan krusial yang wajib dikembangkan oleh para penyiar, selain kemampuan announcing untuk memperluas wawasan komunikasi mereka.
“Basic skill yang dimiliki anggota, akan sangat terbantu dalam pelatihan ini. Sebab di era teknologi ini, ada rasa dan koneksi manusiawi yang tidak bisa ditiru oleh teknologi di dalam public speaking,” ungkapnya.
(Safia Salsabila Putri)





