
Forum warisan jalur sutra Maritim. Sumber. bolong.id
Indonesia memperkuat kerja sama media lintas negara di jalur maritim yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Peluncuran Maritime Silk Road Media Cooperation Platform menjadi instrumen penting dalam membangun arus informasi yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berorientasi pada pemberitaan yang konstruktif.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Perbandingan Mazhab (PMH), semester lima, Iqbal Putra menjelaskan, Keikutsertaan Indonesia pada kolaborasi ini dinilai baik untuk lingkungan kedepannya. Mengingat kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentinganya menjaga lingkungan saat ini menjadi pemicu utama terjadinya bencana alam belakangan ini
“Kuranganya transparansi pemerintah terhadap lingkungan sekitar baik proses pemeliharaan, hutan menjadi masalah yang sangat besar. Karena hutan merupakan paru paru dunia sekaligus memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester tiga, Abdul Hamid Amrullah menuturkan, Kolaborasi yang dilakukan Indonesia lewat jalur media, merupakan langkah yang sangat efektif untuk mencegah pencemaran lingkungan kedepannya. Melalui adanya pembelajaran dan evaluasi yang dilakukan antar negara sehingga dapat terealisasikan dengan baik selanjutnya.
“Melalui adanya kontribusi dari mahasiswa dengan cara menyebarkan konten tentang pentingnya menjaga lingkungan, menggunakan produk ramah lingkungan, serta mengikuti program menjaga lingkungan yang diadakan oleh universitas atau lembaga lainnya sehingga bisa membawa dampak baik kedepannya,” tuturnya.
(Yuzka Al-Mala)





