Cetak Wirausaha Muslim Mandiri, LDK Syahid Sukses Gelar GROW

Foto bersama panitia acara GROW. Sumber. Dok. Pribadi


Lembaga Dakwah Kampus Syarif Hidayatullah (LDK Syahid) sukses menyelenggarakan kegiatan Get Ready for Own Workshop (GROW) di Aula Student Center (SC),  pada Jumat (7/11). Kegiatan tersebut menghadirkan Syarif Abdul Wahab sebagai narasumber dan bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan serta motivasi untuk membangun usaha mandiri berlandaskan nilai-nilai Islam. Melalui kegiatan ini, LDK Syahid mendorong lahirnya generasi wirausaha muda yang produktif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Wakil Ketua Pelaksana (Waketuplak), Ahmad Yasin menjelaskan, kegiatan GROW diselenggarakan untuk meningkatkan kesiapan para lulusan baru dalam memulai bisnis secara mandiri. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap pihak lain, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Banyak masyarakat yang masih memilih bekerja dengan orang lain, padahal membangun usaha sendiri dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang berharga.

“Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan usaha yang sejalan dengan nilai dan ajaran agama Islam. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mempelajari cara mengelola waktu secara efektif serta meningkatkan kemampuan manajemen dalam berbagai aspek. Dengan demikian, semakin banyak lulusan baru yang siap membuka bisnis mandiri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Salah satu peserta kegiatan GROW, Fakhri Maulana Syahidan menyampaikan, pelatihan ini mendorong mahasiswa untuk lebih memperhatikan manajemen waktu agar mampu mempersiapkan diri membangun bisnis secara mandiri. Melalui pengelolaan waktu yang baik, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan potensi diri sekaligus menciptakan peluang usaha baru. Langkah ini dinilai mampu berkontribusi dalam membuka lapangan kerja dan menekan tingkat pengangguran di Indonesia.

“Setelah mengikuti kegiatan tersebut, semangat untuk memulai usaha kembali semakin tumbuh di kalangan peserta. Masih banyak masyarakat yang memilih bekerja dengan orang lain, padahal membangun bisnis sendiri dapat memberikan banyak pengalaman, pengetahuan, serta kesempatan untuk berkembang secara mandiri,” ujarnya.

(Nayla Putri Kamila)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *