
Delegasi Komdigi RI bergabung dengan Dewan UPU 2025-2029 untuk memperkuat logistik global dan akses ekspor UMKM. Sumber. djed.komdigi.go.id
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi bergabung dengan Council of Administration (CA) dan Postal Operations Council (POC) Universal Postal Union (UPU) periode 2025-2029. Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem pos dan logistik Indonesia di tingkat internasional, membuka akses bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ke pasar global, serta meningkatkan daya saing sektor logistik di era digital.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester lima, Primandha Rachma menuturkan, bergabungnya Indonesia dengan UPU membawa sejumlah manfaat nyata. Langkah ini membuka peluang ekspor produk UMKM ke pasar internasional, sekaligus memperkuat layanan keuangan pos dan logistik, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatkan kualitas pengiriman internasional.
“Selain itu, inovasi di era digital, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang terintegrasi dengan platform e-commerce, semakin mempermudah akses masyarakat ke layanan pos dan perdagangan global. Kemudahan ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester lima, Shaldan Hafid menyampaikan, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program ini berpotensi menjadikannya lebih modern, mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, serta mampu berinovasi secara berkelanjutan. Upaya ini dipandang dapat membawa dampak positif bagi perkembangan negara ke depannya.
“Langkah strategis ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi sistem logistik Indonesia, sehingga mampu bersaing di kancah global sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional. Integrasi inovasi dan kolaborasi ini diyakini akan memperkuat daya saing dan efisiensi layanan logistik di era modern,” ujarnya.
(Yuzka Al-Mala)





