
Kemenpar tegaskan penambahan anggaran untuk mencapai target. sumber. kemenpar.go.id
Pada Rabu (17/6), komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mengusulkan penambahan anggaran untuk Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Dengan tambahan anggaran, bertujuan menjadi langkah strategis bagi kemajuan sektor pariwisata nasional, melalui pengelolaan anggaran yang lebih efektif.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Kimia, semester delapan, Kayla Nurhalizah mengungkapkan, sektor pariwisata merupakan penggerak ekonomi dalam membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Pemerintah harus memastikan bahwa dana tambahan difokuskan pada perbaikan infrastruktur penunjang, peningkatan kualitas layanan wisata yang berstandar internasional, serta penguatan strategi promosi. Maka, daya saing pariwisata Indonesia mampu meningkat secara signifikan,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (KESSOS), semester empat, Mohammad Syafi’i S Laupo menyatakan, sektor pariwisata memiliki peran dalam mengakselerasi pembangunan serta kemajuan di berbagai daerah.
“Menurut saya, tambahan anggaran memang sangat dibutuhkan untuk pengembangan daerah, namun harus disertai dengan sistem pengawasan dan transparan, agar dana yang dialokasikan tepat sasaran dan mampu memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata,” katanya.
(Rifananda Ibrahim Bijaksana)





