
Tingkatkan skill anak muda dalam memanfaatkan peluang kerja di luar negeri. sumber. indozone.id
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), pada Selasa (22/9), mendorong generasi muda manfaatkan peluang magang dan kerja di luar negeri melalui peningkatan kompetensi, keterampilan, dan kemampuan bahasa asing. Langkah ini dilakukan guna memaksimalkan potensi bonus demografi, dengan menempatkan tenaga kerja profesional pada sektor strategis.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (Kessos), semester tiga, Rizky Azzurro mengungkapkan, peluang kerja di luar negeri sangat menarik minat mahasiswa karena menawarkan gaji tinggi dan fasilitas kerja yang baik.
“Namun, pemerintah harus memberikan kepastian mengenai bantuan pembiayaan dan jaminan keamanan agar mahasiswa tidak merasa cemas terhadap risiko keselamatan saat bekerja di negara tujuannya,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Pidana Islam (HPI), semester tiga, Muhammad Khairul Umam menuturkan, besarnya peluang ini perlu diimbangi dengan kualitas pelatihan vokasi dan adaptasi budaya kerja di luar negeri yang matang.
“Harapannya, pemerintah tidak sekadar mengejar target pengiriman tenaga kerja, tetapi juga memberikan pembekalan bahasa, budaya kerja, dan jaminan perlindungan hukum yang jelas jika terjadi masalah atau eksploitasi kerja selama di sana,” tuturnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)






