
Perluas fitur transparansi yaitu “Under the Hood” pada platform X. sumber. mistar.id
Pada Selasa, (22/9), platform media sosial X memperluas fitur transparansi moderasi melalui pembaruan “Under the Hood”. Pengguna dapat mengetahui ketika akun atau unggahan mereka mengalami pembatasan jangkauan, akibat permintaan pemerintah atau kewajiban hukum di suatu negara sebagai upaya meningkatkan keterbukaan mengenai proses moderasi konten.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (KESSOS), semester lima, Najwa Aliya Dharma menuturkan, pemberitahuan unggahan sangat penting, sebab memberdayakan masyarakat untuk memahami mengapa unggahan mereka dibatasi.
“Sebagai mahasiswa yang sering menggunakan media sosial, konten yang dibatasi berhak diketahui apa yang terjadi dan siapa yang mengajukan pembatasannya. Dari sini juga, kita bisa lebih kritis dalam melihat informasi di ruang digital,” tuturnya
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Teknik Pertambangan (TP), semester tujuh, Indah Dyah Rahmawati mengungkapkan, pembatasan yang dilakukan negara terhadap jangkauan konten, dapat menghambat peran penting media sosial sebagai wadah bagi diskursus dan kritik di kalangan mahasiswa.
“Media sosial jadi tempat mahasiswa buat berdiskusi, menyampaikan kritik, dan bertukar informasi yang kalau dibatasi, informasi yang diterima pengguna lain bisa ikut berkurang. Sehingga pembatasan tidak membuat informasi susah tersebar tanpa alasan yang dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
(Selgy Deswita Isnaini)






