CLJC Kritisi Isu HAM, Refleksikan September Hitam dengan Mewujudkan Keadilan 

Berlangsungnya diskusi mengenai ‘September Hitam” yang menjadi refleksi. Sumber. Dok. Pribadi


Pada Rabu (16/9), bertempat di teater lantai dua Fakultas Syariah dan Hukum (FSH). Akademisi Lembaga Seni Otonom (LSO), Criminal Law and Justice Communty (CLJC), menggelar seminar dan diskusi publik bertajuk “September Hitam Dimata Gen z: Mengubah Refleksi menjadi Aksi Nyata”, sebagai upaya mengingat dan mewujudkan keadilan sosial.

Bendahara umum (Bendum) CLJC, Afna Damayanti mengungkapkan, seminar dan diskusi publik dihadirkan sebagai bentuk inisiatif yang lahir dari keresahan di masa lalu yang belum terselesaikan dan masih dipertanyakan keadilannya. 

“Sebagai mahasiswa, kita bisa memanfaatkan media sosial sebagai alat advokasi, supaya dapat membawa kasus korban ke ranah publik. Selain itu, terjun ke lapangan, diskusi, pengabdian masyarakat membantu para korban tersorot ke ranah publik yang lebih luas,” ungkapnya. 

Salah satu peserta acara CLJC, Nur Alva Anindya Saputri menuturkan, mendengar perspektif secara langsung jauh lebih bermakna, dibanding mengandalkan informasi sekilas dari media sosial yang jangkauannya luas. 

“Selain itu, salah satu tantangan hukum dan hak asasi manusia (HAM) untuk ditegakkan terletak pada algoritma media sosial, yang cenderung lebih ramai konten hiburan. Maka, aksi nyata yang bisa dilakukan dengan cara konsisten membuat konten edukasi di media sosial,” tuturnya. 

(Selgy Deswita Isnaini)

Selgy Deswita Isnaini
Selgy Deswita Isnaini
Articles: 58

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *