
Nezar Patria tingkatkan kualitas dan perluas akses manfaat AI. sumber. komdigi.go.id
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, pada Selasa (15/9), menyatakan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan publik perlu memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Penerapan AI diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas akses, dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap daerah dan memperhatikan pelindungan data.
Mahasiswa Fakultas Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester lima, Muhammad Agung Prasetyo mengungkapkan, AI mempermudah kinerja pemerintah dan meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Namun, penggunaan AI tetap perlu disertai pemeriksaan terhadap validitas data, agar pelayanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“AI seharusnya digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang memang dihadapi masyarakat, bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi. Masyarakat perlu memperoleh pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhannya,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (Kessos), semester tiga, Mohamad Faris menuturkan, penerapan AI perlu disesuaikan dengan kondisi dan tingkat literasi masyarakat di setiap daerah, sehingga diperlukan edukasi untuk memahami manfaat dan risiko penggunaannya.
“Penggunaan AI perlu disertai keamanan data, karena teknologi dapat menyimpan data khusus maupun data pribadi yang berpotensi disalahgunakan. Akses teknologi perlu diperhatikan bagi kelompok marginal dan penyandang disabilitas, yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap teknologi,” tuturnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





