Kemendiktisaintek Satukan Informasi Layanan, Hindari Risiko Beasiswa Ganda 

Layanan beasiswa sebagai upaya menghindari pendataan ganda. sumber. mnctrijaya.com


Pada Rabu (16/9), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KEMENDIKTISAINTEK), promosikan layanan digital satu beasiswa, guna menyatukan seluruh informasi bantuan pendidikan dan menghindari terjadinya duplikasi ganda. Hal ini mencegah risiko beasiswa ganda pada mahasiswa, sehingga bantuan layanan pendidikan dapat menyeluruh. 

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester lima, Usman Domiri menuturkan, layanan satu beasiswa dipandang sebagai solusi yang praktis bagi mahasiswa, untuk menemukan beasiswa yang relevan dengan kondisi mereka.

“Dalam hal ini, layanan mempermudah mahasiswa yang memang membutuhkan bantuan beasiswa. Sehingga, bantuan pendidikan akan menjadi tepat sasaran dan merata didapatkan berbagai mahasiswa,” tuturnya

Mahasiswa Fakultas Dakwah (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (KESSOS), semester tiga, Sastya Nabiela Fitria mengungkapkan, kesalahan atau data yang sudah usang dapat merugikan mahasiswa. Maka, perlu mekanisme koreksi yang mudah diakses apabila terjadi kesalahan data.

“Pemerintah perlu memastikan datanya terus diperbarui. Selain itu, mahasiswa juga harus tetap bisa mengakses informasi dan mengajukan koreksi kalau belum terdata, supaya sistem ini tidak membuat mereka kehilangan kesempatan mendapat bantuan,” ungkapnya

(Selgy Deswita Isnaini)

Selgy Deswita Isnaini
Selgy Deswita Isnaini
Articles: 57

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *