Kodam XIX Lakukan Operasi Water Bombing Atasi Titik Api Karhutla

Proses berjalannya pemadaman Karhutla di Riau. sumber. Kompas.com


Pada Senin (24/8), Komando Daerah Militer (Kodam) XI oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX, Tuanku Tambusai Agus Hadi Waluyo melakukan strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Dengan mengerahkan helikopter water bombing untuk operasi modifikasi cuaca, guna meredam dan mencegah meluasnya kebakaran hutan yang sedang terjadi.

​Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Biologi, semester delapan, Nadia Maimunah Nuraini menjelaskan, metode water bombing yang dikerahkan cukup efektif dalam menjinakkan Karhutla, guna melindungi ekosistem dan satwa liar yang terancam.

“Selain itu, strategi penanganan Karhutla perlu upaya pencegahan yang lebih proaktif dalam pelaksanaannya seperti pemantauan titik panas secara berkala yang mutlak, sebelum api benar-benar membesar dan meluas,” jelasnya.

​Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Kesejahteraan Sosial (KESSOS), semester delapan, Ikhsan Naja Akbary menyatakan, penggunaan helikopter pengebom air mampu menembus medan-medan ekstrem untuk memadamkan titik api tersembunyi.

“Langkah pencegahan di tingkat akar rumput dan pelibatan aktif masyarakat, harus tetap berjalan beriringan agar penanggulangan bencana ini bisa memberikan hasil yang jauh lebih optimal dan berkelanjutan,” katanya.

(Rifananda Ibrahim Bijaksana)

Rifananda Ibrahim Bijaksana
Rifananda Ibrahim Bijaksana
Articles: 41

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *