
Pramono Anung menyampaikan komitmen perluasan program beasiswa. sumber. jpnn.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Pramono Anung perluas akses pendidikan bagi warganya melalui program beasiswa hingga jenjang S2 dan S3. Pada Kamis (16/7), perluasan beasiswa bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Jakarta dengan memberikan kesempatan belajar yang lebih luas, bagi masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi hingga ke tingkat magister dan doktor.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester enam, Alifadia Dina menyatakan, kebijakan perluasan beasiswa mampu membuka peluang pendidikan lebih luas, di mana aspek transparansi menjadi kunci agar bantuan menjangkau mereka yang membutuhkan.
“Sistem seleksi harus dijalankan secara ketat dan transparan, agar beasiswa tidak salah sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh rekan-rekan mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial untuk menyelesaikan studi magister dan doktor mereka,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Fisika, semester empat, Balqis Amalia menuturkan, beasiswa hanya langkah awal yang belum cukup untuk mendukung kualitas pendidikan secara menyeluruh, sehingga perlu integrasi antara bantuan dana dengan peningkatan ekosistem kampus.
“Pemerintah dan kampus tidak boleh hanya fokus pada pemberian biaya pendidikan saja, tetapi harus dibarengi dengan pembenahan fasilitas riset, pendampingan akademik yang intensif, dan penyediaan program magang yang relevan,” tuturnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





