
Peresmian program kolaborasi penyediaan akses air bersih. sumber. suaramerdeka.com
Perusahaan penyedia solusi air global, Grundfos, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya percepatan akses air bersih di Indonesia. Pada Kamis (16/7), dinilai mengatasi tantangan ketersediaan air minum yang layak dan menjadi pilar dalam meningkatkan kualitas hidup, serta kesejahteraan masyarakat.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester delapan, Muhammad Mahdy menuturkan, akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, yang memerlukan evaluasi berkelanjutan dari pemerintah terkait pemerataan layanannya.
“Optimalisasi layanan air bersih tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga harus dibarengi dengan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan agar sumber-sumber mata air kita tetap terjaga dan tidak tercemar bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Kimia, semester empat, Rahma Agustina Irawan menjelaskan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah nyata yang sangat positif dalam memperluas jangkauan distribusi air bersih yang akan dirasakan masyarakat luas.
“Keberhasilan program sangat bergantung pada penguatan pengawasan dan edukasi yang masif, keterlibatan aktif generasi muda dalam mengampanyekan pengelolaan air yang bijak diperlukan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





