
Presiden RI mendorong penguatan pengusaha lokal, lewat pasar dalam negeri. sumber. kabarpolitik.com
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran pengusaha nasional, dalam mendominasi pasar dalam negeri melalui perbaikan iklim usaha dan industri. Pada Kamis (11/6), sebagai upaya menstabilkan perekonomian nasional ditengah lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM), serta peningkatan biaya hidup.
Salah satu pedagang kaki lima, Ismu Tomi mengungkapkan, kebijakan tersebut harus diikuti dengan langkah nyata dalam menekan biaya operasional, yang kian membebani pelaku usaha kecil. Selain itu, kondisi lapangan yang mengkhawatirkan tidak sesuai realitanya.
“Pemerintah memang harus mendorong pengusaha lokal, namun yang lebih mendesak bagi kami pedagang kecil saat ini adalah solusi nyata atas naiknya harga plastik dan bahan baku yang terus mencekik modal usaha kami setiap harinya,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), jurusan Ilmu Politik (ILPOL), semester empat, Ades Hernandez menyatakan, penguatan pengusaha domestik merupakan kunci strategis memacu pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus menekan ketergantungan terhadap produk impor.
“Pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada wacana penguatan saja, melainkan harus hadir memberi akses permodalan yang luas. Selain itu, juga aktif meningkatkan literasi masyarakat terhadap kebijakan ekonomi agar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya, katanya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





