Tren Dakwah Meluas, SkeNU Hadirkan Panduan Salat Anak Skena

Kolaborasi panduan salat anak skena yang minimalis dan eye-catching. sumber. instagram@skenu_id


Balamuda, belakangan ini tren ajakan salat di kalangan anak muda hadir dengan cara yang jauh lebih kreatif. Alih-alih menggunakan ceramah atau spanduk masjid, pesan ibadah disuarakan langsung oleh sesama Gen Z. Melalui karya bertajuk “Panduan Salat Anak Skena”, hasil kolaborasi komunitas SkeNU dan ilustrator Muhammad Iqbal, ajakan beribadah dikemas secara gaul dan berhasil viral menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.

Daya tarik utama dari karya ini terletak pada pendekatannya yang terasa seperti sedang mengobrol santai dengan teman sebaya. Disusun oleh anak-anak muda, khusus untuk generasi mereka yang bahasanya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Konsep ini membuat pembaca merasa diajak berdiskusi secara setara, bukan digurui, sehingga membuat pesan kebaikan lebih mudah diterima.

​Nah, Balamuda, meskipun mengusung konsep kekinian yang sempat dinilai berani dalam mengemas ulang topik ibadah, seluruh proses pembuatan karya ini dibimbing secara langsung oleh kiai yang membina komunitas SkeNU. Artinya, walau kemasannya terkesan santai dan kasual, kualitas isi dan kaidah ajaran Islam tetap terjaga dengan sangat baik yang membuktikan bahwa kreativitas modern bisa berjalan dengan nilai-nilai keagamaan.

​Dari segi visual, panduan ini memanjakan mata lewat desain aesthetic khas komunitas kreatif independen. Format fisiknya yang collectible membuat pembaca tertarik untuk memiliki dan menyimpan secara pribadi. Tampilan yang eye-catching tentu sangat efektif dalam memikat rasa penasaran mahasiswa, sehingga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ibadahnya masih sering bolong.

​Secara keseluruhan, Balamuda, tren dakwah ala Gen Z membuktikan pesan keagamaan tidak harus selalu disampaikan secara kaku. Melalui visual yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami, nilai ibadah lebih cepat sampai ke hati anak muda. Pendekatan kreatif seperti ini sangat membantu mahasiswa yang kadang masih suka menunda-nunda waktu salat. Kreativitas tanpa batas, nyatanya mampu menjadi jembatan untuk mendekatkan anak muda pada kewajiban agamanya.

(Rifananda Ibrahim Bijaksana)

Rifananda Ibrahim Bijaksana
Rifananda Ibrahim Bijaksana
Articles: 44

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *