
Literasi ziswaf bagi mahasiswa agar dapat memahami literasi keuangan digital. Sumber. Dok. Pribadi
Laboratorium Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Manajemen Dakwah (LAZIS MD), menggelar seminar nasional literasi zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di teater lantai dua, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM). Pada Senin (15/6), bertujuan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa, melalui investasi syariah modern dalam memperkuat literasi keuangan digital yang berdampak sosial.
Ketua pelaksana seminar nasional literasi ziswaf, Niko Kristian menyatakan, edukasi literasi ziswaf penting untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai pengelolaan zakat dan wakaf produktif, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh umat.
“Kami sangat berharap kegiatan ini mampu meningkatkan awareness masyarakat, terutama kalangan mahasiswa terhadap instrumen wakaf uang yang saat ini potensinya sangat besar. Sehingga pengelolaan dana dapat memberi dampak sosial yang manfaatnya terus mengalir,” katanya.
Narasumber seminar nasional literasi ziswaf, Muhammad Zen menuturkan, perkembangan dan penguasaan wakaf uang kini telah bertransformasi melalui pengelolaan investasi syariah yang lebih modern dan transparan.
“Mahasiswa harus memahami mengenai mekanisme dan tata kelola wakaf modern, karena dengan pemahaman yang mumpuni mereka mampu mengimplementasikan, serta mengawal pengelolaan dana wakaf agar memberi kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi,” tuturnya.
(Rifananda Ibrahim Bijaksana)





