
Potret komplek hunian rumah bagi masyarakarat Sumber.kompas.com
Program Tiga Juta Rumah merupakan langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), memiliki hunian yang layak. Menteri Dalam Negeri (MENDAGRI) menegaskan untuk mendukung realisasi tersebut, melalui optimalisasi pembangunan perumahan di tingkat daerah, dengan pentingnya peran aktif pemerintah daerah menangkap peluang penyediaan rumah berkualitas.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), semester delapan, Hilma Nafiah menuturkan, prioritasnya merupakan masyarakat UMR ke bawah. Lewat kampanye digital di media sosial, informasi mengenai bantuan hunian dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara transparan.
“Program ini sangat kami harapkan bisa terlaksana dengan baik, karena kebutuhan akan tempat tinggal merupakan kebutuhan primer bagi kami setelah lulus kuliah dan berkeluarga nantinya,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Biologi, semester enam, Muhammad Wisnu Mukti Soekamto menjelaskan, prioritasnya harus lebih diperhatikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Maka pentingnya kejelasan regulasi dan sosialisasi, menjadi kunci utama efektivitas program.
“Bagi kami yang baru lulus nanti dengan penghasilan yang belum stabil, menyewa rumah akan lebih realistis dibandingkan harus memaksakan diri untuk mengambil cicilan perumahan,” jelasnya.
(Rifananda Ibrahim Bijaksana)








