Mendiktisaintek Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi Membangun Ekosistem Chip Nasional 

Peluncuran sandbox chip merah putih oleh Peruri. sumber. mediaindonesia.com


Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi mengambil peran aktif dalam pengembangan Chip Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian teknologi nasional. Keterlibatan institusi pendidikan tinggi, dinilai penting untuk meningkatkan kesiapan ekosistem desain chip, memperluas kapasitas riset, dan mempersiapkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten di bidang semikonduktor.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), semester lima, Nabila Andini Puetu mengungkapkan, pengembangan chip dengan tenaga generasi muda sangat bagus untuk meningkatkan industri lokal. Namun, pemerintah jangan hanya memanfaatkan mahasiswa sebagai SDM, tetapi juga harus didukung dengan penyediaan fasilitas.

“Selain untuk mengembangkan teknologi, sebenarnya kerja sama ini bisa meningkatkan sektor pendidikan teknologi. Jika semakin banyak riset dan pengembangan, mahasiswa dapat lebih mudah berinovasi dengan teknologi,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Kimia, semester tiga, Zaskia Putri Ramadhani menuturkan, untuk mengetahui efektifitas proyek ini, pemerintah perlu melakukan uji coba sebelum produknya disebarluaskan. Hal ini karena proyek berpotensi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada produk chip impor. 

“Untuk bisa bersaing dengan produk luar negeri, kampus di Indonesia harus menyediakan fasilitas dan tenaga kerja yang menunjang. Di kampus saya sendiri, saya cukup puas dengan fasilitasnya untuk melakukan berbagai praktik di laboratorium,” tuturnya. 

(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)

Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Articles: 74

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *