
Kepadatan penumpang pada jam-jam tertentu di dalam gerbong KRL. sumber. detik.com
Pada Jumat (25/9), Manager Public Relations Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter, Leza Arlan, menyatakan lonjakan penumpang green line dan ratusan ribu masyarakat menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) setiap hari. Sehingga KAI akan memangkas waktu kedatangan rute KRL Rangkasbitung, dari yang semula membutuhkan waktu 10-15 menit untuk sampai, dipangkas menjadi empat sampai lima menit.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah (MD), semester sembilan, Shabrina Zata Ishmah menjelaskan, pemangkasan kedatangan KRL di green line, akan mengurangi kepadatan masyarakat di dalam gerbong.
“Dengan begitu, kedatangan KRL yang cepat membuat penumpang memiliki pilihan, mau menaiki yang sudah datang atau menunggu yang selanjutnya karena perbedaan waktu yang singkat,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), jurusan Ilmu Perpustakaan (Ilpus), semester tiga, Sinta Nur Jannah menuturkan, kepadatan transportasi umum bisa mempengaruhi aktivitas masyarakat, tak jarang keterlambatan transportasi umum membuat masyarakat telat ke kantor atau ke kampus.
“Harapannya, pemangkasan kedatangan KRL rute green line dapat segera direalisasikan, agar dapat mempermudah masyarakat dalam keseharian dan membantu mereka dalam mengejar jadwal aktivitasnya,” tuturnya.
(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)





