Hoaks Kesehatan Kian Meluas, Kemenkes Hadirkan Playbook Respons Cepat 

Kemenkes resmikan playbook respons cepat guna menangani hoaks kesehatan. sumber. klikwarta.com


Pada Kamis (17/9), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hadirkan Playbook Respons Cepat Penanganan Hoaks Kesehatan sebagai upaya memperkuat sistem penanganan disinformasi kesehatan. Playbook hadir untuk memberi panduan dalam merespons dan menangani penyebaran hoaks kesehatan secara terarah, mengingat informasi yang tidak benar mengenai kesehatan dapat memengaruhi pemahaman hingga pengambilan keputusan masyarakat.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas), semester tujuh, Balqis Satira Salsabila menuturkan, playbook respons cepat memiliki konsep dan visi yang baik untuk mencegah hoaks kesehatan dengan implementasi yang tepat. 

“Sehingga ketika masyarakat menerima suatu berita atau informasi, sangat penting untuk menerapkan evidence based. Kalau menerima informasi yang nggak jelas sumbernya, ada baiknya dikaji kembali sumber atau kebenarannya, karena masyarakat kita masih menerima informasi secara mentah,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), semester lima, Abdul Hamid Amrullah mengungkapkan, program ini merupakan sektor prioritas yang sepadan dengan anggaran yang dialokasikan. 

“Kesehatan menjadi kebutuhan nomor satu bagi masyarakat sehingga sebagai mahasiswa, khususnya di bidang komunikasi, kami juga memiliki tanggung jawab untuk aktif menyaring dan menyebarkan informasi kesehatan yang sudah terverifikasi melalui media sosial,” ungkapnya.

(Rifananda Ibrahim Bijaksana)

Rifananda Ibrahim Bijaksana
Rifananda Ibrahim Bijaksana
Articles: 50

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *