Kemenhut Perkuat Pencegahan Karhutla dengan Melibatkan Peran Perguruan Tinggi

Peran perguruan tinggi dalam pencegahan karhutla melalui riset dan teknologi. sumber. rri.co.id


Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Raju Juli Antoni, pada Selasa (15/9), mendorong perguruan tinggi di Indonesia turut berperan dalam pengendalian dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya ini dapat dilakukan melalui riset, pemanfaatan teknologi, edukasi, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di masyarakat. 

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester tujuh, Muhammad Qemal Ferdi Yuristira mengungkapkan, riset dan teknologi perguruan tinggi dapat membantu memantau kondisi hutan dan lahan, serta mendeteksi potensi kebakaran lebih awal. 

“Dengan begitu, teknologi seperti pemantauan titik panas berbasis satelit bisa memperoleh informasi mengenai wilayah yang berisiko sehingga dapat mempercepat langkah pencegahan karhutla yang kian meluas,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Tata Negara (HTN), semester lima, Dela Puspita menuturkan, mahasiswa dapat berperan melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan menentukan titik yang rawan kebakaran.

“Oleh karena itu, penyampaian yang runtut dan jelas kepada masyarakat dapat membentuk atau memperkuat sistem kesiapsiagaan mereka agar lebih peduli terhadap lingkungannya sendiri, terutama menjaga alam hutannya,” tuturnya.

(Muhammad Raffa Al Farezzy)

Muhammad Raffa Al Farezzy
Muhammad Raffa Al Farezzy
Articles: 55

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *