
Tanggapan Menkes terkait sikap Nakes terhadap publik. sumber. liputan6.com
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menegaskan tenaga kesehatan (Nakes) dilarang bersikap nirempati dan wajib berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada Kamis (6/8), merespons maraknya sorotan media sosial terhadap sikap oknum Nakes yang dinilai kurang ramah saat melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), mendorong seluruh fasilitas kesehatan harus mengutamakan kepedulian dan profesionalisme.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibitidaiyah (PGMI), semester delapan, Haryanih menjelaskan, pentingnya sikap empati dan keadilan dalam pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, agar proses pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan lancar dan memberi kenyamanan bagi pasien.
“Sikap empati dari tenaga kesehatan sangat krusial agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa dibedakan, sehingga pelayanan medis bagi pengguna BPJS maupun pasien umum, harus selalu mengutamakan keadilan dan komunikasi yang humanis,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester empat, Fauzia Nur Haliza menuturkan, setiap keluhan masyarakat di ruang publik harus disikapi oleh tenaga kesehatan secara bijaksana untuk dijadikan bahan evaluasi yang membangun, tanpa mengabaikan kondisi emosional yang sedang dialami.
“Tenaga kesehatan tidak boleh menyepelekan kondisi psikologis atau emosional pasien dan keluarganya, karena respons yang bijak dan empati yang tinggi terhadap keluhan di ruang publik adalah kunci untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan,” tuturnya.
(Jiddan Akrom Ramadhan)





