
Presiden Prabowo Subianto resmikan groundbreaking Blok Masela secara virtual. sumber. KOMPAS.com
Pemerintah memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Maluku, yang diproyeksikan mampu menyerap 15.000 tenaga kerja dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia. Proyek energi raksasa yang mulai digarap, melibatkan investasi masif untuk mempercepat kemandirian energi nasional dan memberi dampak multiplier effect secara langsung.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester delapan, Muhammad Airell Daffa Amrullah menyatakan, pembangunan Blok Masela merupakan langkah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian daerah.
“Namun, pelaksanaan proyek ini harus dijalankan secara maksimal agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas, termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar wilayah proyek agar mereka tidak sekadar menjadi penonton di tanah sendiri,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Kimia, semester delapan, Muhammad Ilham mengungkapkan, pemerintah perlu memastikan tenaga kerja lokal dan UMKM mendapat prioritas utama dalam proyek yang sedang berlangsung.
“Pembukaan ribuan lapangan kerja baru, belum tentu menjamin kesejahteraan masyarakat apabila tidak diiringi dengan program pelatihan intensif yang terstruktur dan upaya nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia secara komprehensif sejak dini,” ungkapnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





