
Menko Zulhas ajak mahasiswa untuk mengawal kebijakan melalui dialog terbuka. sumber. detik.com
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengajak mahasiswa untuk aktif mengawal kebijakan pemerintah melalui dialog terbuka di kampus, pada Senin (27/7). Namun, seruan transparansi menuai kritik karena dinilai kontradiktif dengan realita di lapangan, di mana birokrasi kampus masih membatasi ruang gerak dan akses mahasiswa dalam menggelar forum diskusi.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah, semester delapan, Albira Agasi Ahmad menjelaskan, sektor pendidikan tinggi seharusnya berfungsi sebagai ruang independen yang konsisten mendukung prinsip-prinsip demokrasi.
“Ketika akses dialog terbuka terkait kebijakan publik dan kampus sengaja ditutup oleh pihak birokrasi, hal tersebut tidak hanya mematikan demokrasi tetapi juga menurunkan tingkat kepercayaan mahasiswa terhadap institusi pendidikan,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), jurusan Sosiologi, semester enam, Muhammad Fauzi mengungkapkan, pentingnya pelibatan seluruh elemen sivitas akademika dalam kebijakan atau peraturan yang berlaku.
”Penyediaan forum dialog terbuka sangat positif, guna menjaga transparansi setiap program kampus. Sehingga keterlibatan mahasiswa dan dosen dapat mencegah terjadinya kesalahan informasi dan memastikan setiap aspirasi warga kampus dapat ditampung secara maksimal,” ungkapnya.
(Jiddan Akrom Ramadhan)





