Kementrans Libatkan Akademisi Melalui TEP, Percepat Kemajuan Kawasan Transmigrasi

Pembekalan peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. sumber. tvonenews.com


Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengerahkan 1.476 akademisi ke 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia, melalui Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi (TEP) 2026. Program yang diresmikan bertujuan untuk menindaklanjuti hasil riset, guna mengembangkan produk unggulan lokal dan menggerakkan perekonomian kawasan transmigrasi.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Biologi, semester delapan, Aura Nabila menuturkan, pemerataan fasilitas dan infrastruktur merupakan kebutuhan utama, dalam menggerakkan roda perekonomian di kawasan transmigrasi.

​”Selama ini tantangannya bukan soal bagaimana warga bisa hidup di sana, tetapi bagaimana fasilitas penunjang dan infrastruktur dasarnya bisa merata sehingga riset-riset dari kampus, langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk mendorong ekonomi kawasan,” tuturnya.

​Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester delapan, Putri Almi Almeyra menyatakan, fokus utama dari program transmigrasi harus diarahkan pada pengembangan wilayah secara menyeluruh, bukan sekadar memindahkan populasi masyarakat ke daerah baru.

​”Kalau orientasinya hanya perpindahan orang tanpa ada pembangunan wilayah yang matang, tujuannya kurang maksimal. Maka, penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dari kampus, warga, dan pebisnis, supaya intervensi programnya menjawab problem real di kawasannya,” katanya.

(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)

Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Articles: 50

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *