
Berlangsungnya workshop desain grafis dan fotografi video. Sumber. Dok. Pribadi
Pada Jumat (26/6), Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (HMPS HK), menggelar workshop bertajuk desain grafis, fotografi, dan videografi di teater lantai empat Fakultas Syariah dan Hukum (FSH). Workshop diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mendalami keterampilan kreatif, serta mengasah kemampuan teknis di bidang multimedia guna menunjang kebutuhan era digital saat ini.
Pemateri workshop, Maulana Kalam mengungkapkan, pesatnya perkembangan dunia digital, keterampilan di industri kreatif kini menjadi aset yang tidak lagi dibatasi oleh latar belakang jurusan akademis seseorang. Sehingga pentingnya mentalitas yang tepat bagi para mahasiswa, dalam menguasai bidang ini.
“Mahasiswa harus membuang rasa takut terhadap kritik dan revisi, karena dalam industri kreatif, ilmu desain bukan sekadar teori. Melainkan ilmu praktik yang menuntut jam terbang tinggi dan kemauan untuk terus memperkaya referensi visual, agar karya yang dihasilkan memiliki kualitas mumpuni,” ungkapnya.
Ketua pelaksana workshop, Muhammad Fathin A’la menyatakan, pemilihan tema desain grafis dan videografi didasari oleh keinginan organisasi, untuk membekali mahasiswa dengan soft skill yang sangat relevan dan kompetitif di pasar kerja.
“Melalui workshop, kami tidak hanya ingin mahasiswa sekadar memahami dasar-dasar teknis desain dan fotografi, tetapi kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi pondasi kuat yang aplikatif bagi pengembangan karier mereka. Sehingga mereka mampu beradaptasi dan berinovasi, di bidang apa pun yang mereka geluti nantinya,” katanya.
(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)





