
Irene Umar menjajaki sinergi gim lokal menuju market global. sumber. ekraf.go.id
Pada Kamis (25/6), Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (WAMENEKRAF), Irene Umar, menggandeng platform digital Coda sebagai langkah untuk memperkuat ekspansi gim lokal ke pasar global dan terus mengaktifkan inisiatif untuk memperkenalkan gim lokal melalui game corner, guna meningkatkan daya saing pengembang gim Indonesia dalam ranah internasional.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), semester 14, Rahmatul Hidayat mengungkapkan, kualitas kreator dan inovasi yang berkembang, membuktikan bahwa gim buatan Indonesia mampu bersaing, terutama dengan dukungan platform digital yang mempermudah penetrasi ke pasar global.
“Keberhasilan gim lokal menembus pasar dunia tidak terlepas dari peran platform digital yang secara masif memperluas jangkauan promosi. Sehingga karya anak bangsa sudah menjadi pemain yang diperhitungkan oleh komunitas gim global,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Agribisnis, semester delapan, Muhammad Haydar Adz Dzikra menuturkan, industri gim lokal masih sangat membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, serta strategi promosi yang jauh lebih luas agar mampu bertahan dalam persaingan pasar global yang semakin ketat.
“Meskipun potensinya besar, menurut saya kolaborasi antara pengembang gim dengan para konten kreator harus ditekankan lebih intensif sebagai kunci agar ekosistem gim lokal tetap relevan dan memiliki daya saing jangka panjang,” tuturnya.
(Muhammad Raffa Al Farezzy)





