DPRD DKI Jakarta Gelar Sosialisasi Pilah Sampah untuk Ringankan Beban TPA Bantar Gebang

Wibi Andrino menyampaikan sosialisasi terkait pemilahan sampah. sumber. detik.com


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta mengadakan sosialisasi gerakan pilah sampah kepada masyarakat, sebagai langkah untuk menekan volume timbunan sampah. Pada Kamis (11/6), mendorong warga guna meminimalisir beban kiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan merespons keterbatasan kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, pada Agustus mendatang.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), semester delapan, Najla Jihan Kamila menyatakan, minimnya budaya memilah sampah berakar pada kurangnya edukasi di tingkat rumah tangga, yang masih sering menganggap remeh masalah sampah.

“Gencarnya sosialisasi pemerintah saat ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan untuk menanamkan kedisiplinan sejak dini. Sehingga masalah sampah tidak akan selesai hanya dengan pembersihan fisik, tetapi harus dimulai dari kesadaran individu untuk membedakan kategori sampah sesuai tempatnya sebelum dibuang,” katanya.

​Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Sistem Informatika (SI), semester empat, Nabila Azzahra menuturkan, pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam program pemilahan sampah, harus memiliki keterikatan agar tidak sekadar menjadi sebutan belaka yang sering diperbincangkan.

“Mahasiswa tidak lagi bergantung pada sosialisasi formal, melainkan harus mulai gaya hidup sadar lingkungan sebagai contoh bagi masyarakat luas. Maka, keberhasilan program pemilahan sampah sangat bergantung pada kemauan kita untuk keluar dari zona nyaman dan berani mengambil langkah dari lingkungan kampus kita,” tuturnya.

(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)

Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Articles: 28

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *