Kurangi Risiko Penyalahgunaan Obat, BPOM Hadirkan Inovasi SIGAP-OM

Kepala BPOM menyampaikan inovasi dalam upaya melindungi generasi muda. sumber. kompas.com


Mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu (OOT), pada Kamis (11/6), Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar meluncurkan inovasi digital SIGAP-OM (Sentra Informasi Gerakan Antisipasi Penyalahgunaan Obat dan Makanan) di salah satu sekolah Jakarta. Peluncuran yang dilakukan saat Festival Musik Pelajar, menjadi upaya BPOM melindungi kesehatan dan produktivitas agar tetap menjadi berharga bagi masa depan bangsa.

Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), jurusan Ilmu Perpustakaan (ILPUS), semester enam, Muhammad Rafi Kamal menjelaskan, faktor pemicu penyalahgunaan obat semakin kompleks, termasuk tekanan akademik, hingga masalah pribadi yang sering dihadapi remaja.  

“Inovasi SIGAP-OM memiliki potensi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa, terutama jika BPOM mampu menindaklanjutinya dengan menggelar sosialisasi atau seminar interaktif yang menyasar langsung ke berbagai kampus di Indonesia,” jelasnya.

​Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester empat, Haikal Izzatul Putra menyatakan, penyebaran informasi yang merata dan efektivitas eksekusi program, menjadi kunci agar inovasi bisa melindungi masa depan generasi muda.

“Saya sangat berharap dampak positif dari SIGAP-OM, dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat luas secara merata. Sehingga bukan hanya di perkotaan, jika dijalankan dengan komitmen, pengawasan, dan strategi penyebaran yang efektif bagi anak muda,” katanya.

(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)

Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Articles: 27

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *