Rayakan Kartini Day, DEMA-U Ciptakan Ruang Aman Perempuan

Pembukaan Kartini Day, di Lapangan KOPMA UIN Jakarta. Sumber. Dok. Pribadi


Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U), pada Rabu (15/4), sukses menggelar peringatan Kartini Day bertajuk “Suara di Balik Kebaya”. Hal tersebut merupakan upaya memperkuat solidaritas dan wadah aspirasi bagi kaum perempuan di lingkungan kampus. Tidak hanya menjadi seremoni budaya, tetapi juga ruang diskusi interaktif untuk membangun kemandirian di era digital.

Ketua pelaksana acara Kartini Day, Azka Nur Aulia menjelaskan, agenda ini dirancang sebagai ruang aman bagi perempuan, untuk mengekspresikan diri tanpa terbelenggu stigma sosial. Kegiatan lomba fashion show dipilih, sebagai simbol keberanian dan representasi kekuatan perempuan.

“Kami berharap melalui perpaduan estetika dan pesan moral dalam acaranya, para mahasiswi dapat tumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih percaya diri. Sehingga dapat membuktikan bahwa identitas perempuan adalah kekuatan, yang mampu mendobrak batasan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas,” jelasnya.

Salah satu peserta acara Kartini Day, Revita Putri Sadewi mengungkapkan, daya tarik utama kompetisi tersebut terletak pada sesi monolog. Maka sebagai peserta, akan memberi kesempatan untuk menyuarakan perspektif mengenai kekuatan perempuan di balik keindahan kebaya, bukan sekedar kain.

“Persiapan yang saya lakukan cukup intensif, mulai dari melakukan riset mendalam mengenai sejarah perjuangan Kartini dan filosofi pakaian yang saya kenakan. Selain itu, saya melatih bahasa isyarat secara khusus agar pesan dalam monolog saya dapat tersampaikan dan menyentuh hati seluruh penonton yang hadir,” ungkapnya.

(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)

Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Articles: 20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *