
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto melakukan pengamatan pengelolaan sampah. Sumber. suaramerdeka.com
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Tuliarto bersama Menteri Lingkungan Hidup, resmi memperkuat sinergi lintas sektor pada Selasa (7/4). Langkah tersebut menjadi dorongan bagi UIN Jakarta, yang telah lama berkomitmen pada konsep Green Campus. Maka, dapat mempertegas peran kampus agar mempraktikkan pengelolaan limbah yang berkelanjutan, melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Hukum Pidana Islam (HPI), semester empat, Guntur Wicaksono menjelaskan, UIN Jakarta telah menunjukkan keseriusan dalam menangani isu lingkungan, melalui penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang sudah memadai dan terorganisir dengan baik.
“Menurut saya, infrastruktur seperti tempat pembuangan sampah terpilah, merupakan langkah nyata kampus dalam menjawab persoalan pengelolaan sampah. Meski isu lingkungan masih sering dianggap remeh oleh sebagian orang, kampus sudah cukup mempertegasnya,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), semester empat, Maharani Selvina menuturkan, kendala utama dalam pengurangan sampah di kampus bukan lagi pada fasilitas, melainkan pada rendahnya kesadaran mahasiswa dalam membuang dan memilah sampah sesuai tempatnya.
“Jika kampus ingin serius mengurangi sampah, kebiasaan mahasiswa dalam memilah sampah juga perlu dibenahi. Sebab tanpa adanya perubahan gaya hidup dan kedisiplinan, mahasiswa masih banyak yang membuang sampah sembarangan,” tuturnya.
(Muhammad Hasbi Mukhtar)





