
Berlangsungnya seminar pemberdayaan masyarakat oleh HMPS PMI. Sumber. Dok. Pribadi
Pada Rabu (29/7), memastikan kesiapan relawan dalam menjalankan program Berbakti Dedikasi untuk Negeri (BERDIKARI), Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI), gelar seminar pemberdayaan masyarakat di Desa Tangkil. Kegiatan dilakukan sebagai langkah strategis membekali para agen perubahan, agar mampu merancang dan mengimplementasikan program pembangunan desa yang tepat sasaran.
Ketua Pelaksana BERDIKARI, Muhammad Noval Fauzi mengungkapkan, seminar pemberdayaan masyarakat dirancang untuk memberi pemahaman kepada para volunteer sebelum mereka terjun langsung ke lapangan.
”Kami berharap materi pengolahan sampah dan teknik pemberdayaan yang disampaikan dalam seminar dipahami dengan baik, sehingga nantinya mampu mendatangkan nilai positif dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tangkil secara keseluruhan,” ungkapnya.
Salah satu peserta seminar BERDIKARI, Ikrar Dwi Aryana menjelaskan, seminar memberikan banyak manfaat berharga yang dapat dijadikan bekal utama bagi para relawan dalam menjalankan tugas pengabdiannya.
”Selain membawa keterampilan praktis mendaur ulang sampah, kami sadar bahwa tugas utama seorang relawan adalah mengedukasi dan mengubah pola pikir warga agar mereka termotivasi untuk bersama-sama merapikan dan menjaga lingkungan,” jelasnya.
(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)





