Kemenbud Tetapkan Hari Nasional Kepercayaan Dukung Inklusivitas Sosial

Fadli Zon menetapkan (13/7) sebagai hari nasional baru. sumber. harianbatakpos.co


Menteri Kebudayaan (Kemenbud), Fadli Zon, menetapkan Senin (13/7) sebagai Hari Nasional Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Bertujuan sebagai upaya pemerintah dalam merangkul keberagaman keyakinan di Indonesia, guna memperkuat inklusivitas sosial di tengah masyarakat, terhadap kebebasan beragama serta struktur sosial.

​Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Ade Masturi mengungkapkan, langkah pemerintah ini sebagai kebijakan yang konstitusional dan mampu memperkuat pondasi keberagaman di Indonesia sebagai cerminan nyata dari semangat toleransi berbangsa.

“Saya meyakini bahwa langkah ini sangat relevan untuk merangkul perbedaan keyakinan yang ada di masyarakat kita. Sehingga negara dapat hadir memberi pengakuan dan ruang yang setara bagi setiap bangsa untuk mengekspresikan jati diri spiritualnya,” ungkapnya.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Kimia, semester delapan, Rizky Yaafi Arif Marpaung menuturkan, penetapan hari nasional baru belum menjadi kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat, di tengah maraknya permasalahan sosial yang lain.

“Saya merasa penetapan hari nasional kurang urgensinya, karena bagi kami semangat persatuan tidak cukup diwakili oleh simbol satu hari saja. Tetapi harus dipraktikkan melalui penguatan sikap toleransi dan rasa saling menghargai antarumat beragama dalam setiap kehidupan sehari-hari,” tuturnya.  

(Rifananda Ibrahim Bijaksana)

Rifananda Ibrahim Bijaksana
Rifananda Ibrahim Bijaksana
Articles: 37

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *