
Dudung Abdurachman mengingatkan kesadaran perlindungan data pribadi. sumber. kompas.com
Kepala Staff Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman menegaskan kepada masyarakat, pada Selasa (2/6), agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan data pribadi di tengah peningkatan kasus kejahatan siber. Pesatnya perkembangan teknologi digital, mengharuskan masyarakat terhadap pentingnya literasi keamanan digital, sebagai langkah untuk melindungi diri dari berbagai modus penipuan online.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Teknik Informatika (TI), semester sepuluh, Wierya Hans Alif menjelaskan, ancaman serangan siber telah menjadi isu yang sangat dekat dengan keseharian mahasiswa, akibat abainya aspek keamanan data agar dapat mengejar kemudahan penggunaan aplikasi digital.
“Sangat disayangkan jika kenyamanan kita dalam menggunakan platform digital justru menjadi celah bagi peretas untuk mencuri data pribadi. Maka, mahasiswa harus mulai membangun kebiasaan protektif seperti menggunakan two-factor authentication dan lebih selektif dalam memberikan izin akses pada aplikasi yang terinstal di perangkat masing-masing,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah (MD), semester empat, Abil Fada mengungkapkan, pentingnya mahasiswa untuk lebih membatasi penyebaran informasi di media sosial sebagai langkah preventif terhadap kebocoran data. Sehingga, kesadaran individu saja tidak cukup tanpa adanya dukungan sistemik.
“Perguruan tinggi memiliki peran untuk memperkuat edukasi keamanan siber secara terstruktur, agar mahasiswa tidak hanya memahami resiko kejahatan digital yang kian beragam. Sehingga perlu dibekali dengan literasi teknis yang mumpuni, untuk mendeteksi dan mencegah upaya peretasan sejak dini,” ungkapnya.
(Muhammad Hasbi Mukhtar)





