Tingkatkan Akses Kesehatan, Etana Kembangkan Vaksin Lokal

Inovasi vaksin dalam negeri, mewujudkan kesejahteraan masyarakat. sumber. bbc.com


Direktur Unit Etana, Indra Lamora menegaskan langkah strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, melalui akses produk bioteknologi yang berkualitas. Sejak tahun 2022, perusahaan biofarmasi Indonesia, Etana, memperkuat posisinya mendukung kemandirian kesehatan nasional melalui serangkaian inovasi vaksin pasca pandemi COVID-19.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Biologi, semester enam, Fariha Najiha Jaya Putra menuturkan, tantangan kemandirian teknologi dalam pengembangan vaksin, masih bergantung pada kolaborasi pihak asing. Pemerintah dan sektor industri harus mengoptimalkan potensi akademisi sebagai pusat riset inovasi vaksin.  

“Sangat penting bagi kita untuk mulai melakukan transfer teknologi, agar peneliti lokal memiliki kendali atas riset vaksin. Sehingga, tidak terus menerus mengandalkan pihak luar yang membuat kemandirian kesehatan nasional sulit untuk diwujudkan,” tuturnya.

​Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), jurusan Kesehatan Masyarakat (KESMAS), semester empat, Dini Ghali Alfasha menjelaskan, inovasi vaksin dalam negeri merupakan langkah menekan ketergantungan terhadap produk impor.  

“Kita memang harus berani berinovasi, namun mitigasi risiko terhadap kegagalan uji coba harus dipikirkan secara matang. Sehingga, dana yang dialokasikan tidak terbuang sia-sia dan pengembangan vaksin tetap berjalan efektif guna kepentingan khalayak luas,” jelasnya.

(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)

Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Syadwiena Rayapuan Aglanafaira
Articles: 32

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *