RDK FM Gelar Pelatihan News Department, Tingkatkan Kualitas Jurnalis yang Humanis

Radio Dakwah dan Ilmu Komunikasi (RDK FM) sukses gelar pelatihan jurnalistik dengan tema Become A Critical Jurnalist and Proficient In Writing News”. Pada Jumat (8/5), bertempat di studio lantai tiga RDK FM yang diikuti oleh seluruh anggota News Department.  Tujuan diadakannya pelatihan jurnalistik yaitu, meningkatkan kemampuan reporter dengan teknis dan landasan etika yang kuat dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik modern.

Pemaparan materi disampaikan oleh salah satu DKR 2013 RDK FM, yaitu Ibu Fauziah Muslimah. Materi-materi yang beliau sampaikan begitu jelas, sehingga dapat dengan mudah ditangkap dan diterapkan lho!. Balamuda, mau tau nggak apa aja yang dibahas News Department bareng Ibu Fauziah?

Jurnalis Bermakna Humanis

Balamuda, sebutan yang sejatinya paling utama ialah jurnalis. Seorang jurnalis memiliki sifat kemanusiaan dan perasaan yang sangat dominan. Dengan adanya kedekatan humanis dalam berita, tidak hanya sekedar informasi yang disampaikan. Melainkan, dapat memberi nilai simpati dan kepeduliaan terhadap isu didalam berita tersebut.

Maka menjadi jurnalis tidak hanya mengandalkan kemampuan menulis atau melakukan wawancara, lho, Balamuda!. Seorang jurnalis dituntut memiliki berbagai keterampilan penting, serta kepekaan terhadap lingkungan sosial, agar jurnalis dapat menangkap isu-isu yang relevan dan berdampak pada masyarakat.

Skill Wajib Jurnalis dan Angle Berita

Balamuda, selain sifat humanis ada skill yang wajib dikuasai jurnalis, yaitu kemampuan komunikasi untuk menggali informasi konkret, critical thinking agar tidak mudah percaya pada informasi yang diterima, dan riset yang mendalam untuk memperkuat kredibilitas berita. Ketiga hal tersebut harus selaras dengan angle berita yang akan ditentukan, Balamuda.

Maka, angle dalam berita menjadi penentu arah penulisan dan menjadikan suatu berita berbeda dari liputan lainnya. Angle pula membantu menarik perhatian pembaca dan memperkuat kejelasan pesan yang akan disampaikan. Maka, penentuan angle berita yang bagus, diawali dengan riset yang baik. Tanpa riset, sebuah berita cenderung dangkal dan tidak informatif.

Aspek Penting Lainnya dalam Berita

Berita tidak lahir hanya dari informasi, Balamuda. Dalam dunia jurnalistik, ada pemahaman mengenai rumus penulisan berita, yaitu Berita = Fakta + Nilai Berita (B = F + NB). Sebuah informasi baru bisa menjadi berita, jika mengandung nilai-nilai aktualitas, dampak luas, kedekatan, dan unsur human interest. Nilai berita menjadi parameter bagi jurnalis untuk mengukur sebuah peristiwa layak dipublikasikan agar memberi manfaat bagi audiens.

Penulisan berita tidak hanya menjawab pertanyaan 5W+1H (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana), tetapi juga harus menyentuh pertanyaan lanjutan, yaitu what’s next? Dan so what?. Kedua elemen tersebut memberikan arah dan menambahkan makna lebih dalam terhadap isi sebuah berita.

Wah, banyak sekali yang kita dapatkan ya, Balamuda!. Melalui pelatihan ini, jurnalis RDK FM diharapkan tumbuh menjadi jurnalis yang kritis, beretika, dan bertanggung jawab dalam arus informasi di ruang publik. Jangan pernah malu untuk berproses, sebab banyak cara yang dapat Balamuda ambil dan pelajari untuk Balamuda yang suka dengan dunia jurnalistik.

(Shakila Najla Azzahra Ramadhani)

Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Shakila Najla Azzahra Ramadhani
Articles: 25

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *