Wakil Menteri Ketenagakerjaan (WAMENAKER), Afriansyah Noor, mendorong generasi muda untuk bertransformasi dari pencari kerja, menjadi pencipta lapangan kerja guna menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks. Pada Selasa (5/5), menurutnya keberanian pemuda adalah kunci, dalam memperkuat struktur ekonomi nasional dan mencetak wirausahawan baru yang inovatif.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Akuntansi, semester enam, Muhammad Azhar Farras Sayyid menuturkan, meski ekonomi digital membuka peluang menjadi pencipta lapangan kerja, dukungan dari pihak kampus masih didominasi oleh teori tanpa praktik kewirausahaan.
“Banyak mahasiswa yang akhirnya memilih jalan tengah, dengan bekerja sebagai karyawan sambil merintis usaha kecil secara perlahan. Hal tersebut terjadi, karena kami merasa bekal praktik sebagai pengusaha masih sangat terbatas,” tuturnya.
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan Ilmu Hukum (IH), semester empat, Sakha Nurkhair mengungkapkan, kurikulum yang tidak membekali semua jurusan dengan ilmu kewirausahaan, membuat lulusan cenderung merasa lebih aman menjadi karyawan demi stabilitas finansial.
“Tantangan seperti keterbatasan modal dan kesiapan mental, menjadi penghambat utama bagi kami. Sehingga berkarir di perusahaan jauh lebih stabil, dibandingkan harus memulainya dari nol tanpa adanya pondasi kewirausahaan yang diberikan sejak masa perkuliahan,” ungkapnya.
(Muhammad Hasbi Mukhtar)





