Tekan Dominasi Dolar AS, Menkeu Terbitkan Panda Bond

Menteri Keuangan (MENKEU), Purbaya Yudhi Sadewa, memperkuat stabilitas ekonomi dengan resmi mengumumkan rencana penerbitan Panda Bond atau surat utang negara dalam mata uang Yuan.

Menteri Keuangan (MENKEU), Purbaya Yudhi Sadewa, memperkuat stabilitas ekonomi dengan resmi mengumumkan rencana penerbitan Panda Bond atau surat utang negara dalam mata uang Yuan. Sejak Selasa (5/5), langkah tersebut sebagai upaya mengurangi ketergantungan, terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Dengan begitu, diharapkan mampu memberi fleksibilitas kas negara di tengah fluktuasi mata uang asing.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), jurusan Akuntansi, semester empat, Muhammad Hudzaifah menjelaskan, Panda Bond hanya memindahkan ketergantungan mata uang, tanpa menghapus beban utang yang ada. Pemerintah seharusnya lebih fokus pada kedaulatan nilai tukar domestik, melalui pengelolaan aset internal.

“Daripada sibuk berutang dalam mata uang asing, pemerintah dan masyarakat seharusnya bersinergi mengelola kekayaan sumber daya alam. Sehingga, memiliki nilai jual tinggi di pasar global, guna penguatan nilai tukar Rupiah secara mandiri,” jelasnya.

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (FU), jurusan Ilmu Hadis (ILHA), semester empat, Muhammad Muchtar Aziz menuturkan, menerbitkan Panda Bond merupakan strategi untuk melepaskan diri dari dominasi pasar Amerika Serikat yang kerap memicu fluktuasi. Maka, efisiensi transaksi akan meningkat, sebab Cina merupakan mitra dagang terbesar Indonesia.

“Dengan beralih ke Yuan sebagai alternatif pembiayaan, penggunaan mata uang tersebut dalam perdagangan internasional tidak hanya jauh lebih efisien, tetapi juga berpotensi memperkecil beban utang negara di masa depan,” tuturnya.

(Syadwiena Rayapuan Aglanafaira)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *