MTI Tingkatkan Transportasi Umum, Perluas Akses Terhadap Masyarakat Daerah

Dewan Penasihat Masyarakat Tranportasi Indonesia (MTI) menilai pemberdayaan angkutan umum di berbagai daerah, menjadi solusi berkelanjutan untuk mengatasi krisis transportasi.

Dewan Penasihat Masyarakat Tranportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai pemberdayaan angkutan umum di berbagai daerah, menjadi solusi berkelanjutan untuk mengatasi krisis transportasi. Langkah tersebut diperbincangkan sejak Selasa (5/5), menekankan pemerintah daerah agar segera melakukan peningkatan kualitas layanan dan fasilitas transportasi.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), jurusan  Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH), semester delapan, Fariz Sulaiman menuturkan, keberadaan transportasi umum sangat efektif dalam menunjang mobilitas masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah terpencil dan tidak memiliki kendaraan pribadi.

“Pemerataan layanan transportasi publik bukan sekadar masalah teknis mobilitas, melainkan hal penting untuk membantu masyarakat di pelosok. Maka, selama ini yang terisolasi dapat mengakses pusat-pusat ekonomi dan layanan publik dengan lebih mudah,” tuturnya.

​Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), semester empat, Septhiani Khansa menyatakan, rendahnya tingkat kenyamanan dan keterbatasan fasilitas saat ini menjadi faktor yang mendorong masyarakat, memilih menggunakan kendaraan pribadi.

“Maka, penambahan fasilitas yang memadai dan perluasan jangkauan rute, harus dibarengi dengan kepastian jadwal yang akurat. Sehingga, transportasi umum dianggap sebagai solusi utama yang efisien dan nyaman bagi produktivitas harian mahasiswa maupun warga,” katanya.

(Jiddan Akrom Ramadhan)

Jiddan Akrom Ramadhan
Jiddan Akrom Ramadhan
Articles: 30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *