
Foto bersama anggota aktif RDK FM dengan pemateri dari HeartLine FM. Sumber. Dok. Pribadi
Pada Kamis (23/4), bertempat di Teater lantai dua Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Radio Dakwah dan Komunikasi (RDK) FM menggelar pelatihan announcing dengan mengundang pemateri dari HeartLine FM. Dalam pemaparannya, agenda tersebut fokus mengasah teknik vokal, penguasaan materi, dan membangun kepercayaan diri di balik mikrofon, demi menghasilkan penyiar masa depan yang berkualitas dan profesional.
Pemateri Pelatihan Announcing, Kitting Lee Satriadi menuturkan, tantangan terbesar penyiar pemula, yaitu rasa grogi saat berhadapan dengan mikrofon. Seorang penyiar harus memiliki tiga pilar yang wajib dikuasai, yaitu kejelasan informasi, kehangatan suara (warmth), dan energi agar siaran tidak terasa monoton.
“Penyiar itu bukan cuma bicara, tapi harus punya energi dan semangat saat menyampaikan pesan. Kehangatan dalam suara sangat penting, agar pendengar merasa nyaman dan betah mengikuti siaran dari awal sampai akhir. Dengan energi yang pas, pesan yang disampaikan pun akan lebih mudah diterima oleh audiens,” tuturnya.
Head of Human Resource Development (HRD) RDK FM, Adam Nur Fadhilah mengungkapkan, pelatihan announcing merupakan bentuk komitmen RDK FM membina anggotanya. Kegiatan tersebut menjadi persiapan para anggota, sebelum terjun ke Radio Announcing Competition (RAC).
“Sebagai radio komunitas, kami ingin memberi bekal terbaik bagi anggota. Apalagi menjelang RAC, materi dan pemateri yang kami pilih harus berkualitas. Harapannya, anggota tidak hanya mahir di internal, tapi juga aktif berkontribusi dan berkolaborasi dengan radio komunitas lainnya,” ungkapnya.
(Jiddan Akrom Ramadhan)





