
Memperingati hari bumi oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI). sumber. walhi.co.id
Menyambut Hari Bumi, pada Rabu (22/4), mahasiswa diajak untuk memakai penggunaan plastik sekali pakai yang masih mendominasi area kampus, sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan. Momentum ini menginisiasi transformasi gaya hidup, melalui gerakan sederhana sehari-hari dan mendorong perubahan kebiasaan mulai dari ruang kelas, maka diharapkan mampu menciptakan ekosistem demi masa depan bumi yang lebih sehat.
Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), jurusan Agribisnis, semester delapan, Muhammad Fatih Fatin Nuha menjelaskan, meski penggunaan plastik di area kampus masih menjadi pemandangan umum, hal tersebut dapat ditekan melalui kebiasaan membawa wadah makan dan minum sendiri, serta dapat melakukan penghematan energi.
“Selain rutin membawa tumbler dan bekal sendiri untuk mengurangi limbah plastik, saya juga berupaya memberi kontribusi nyata bagi bumi dengan beralih menggunakan transportasi umum sesekali. Hal tersebut guna menghemat energi bahan bakar, serta meminimalisir emisi karbon,” jelasnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Manajemen Dakwah (MD), semester empat, Nadiyah Rahmadani menuturkan, tingkat konsumsi plastik di kampus berada pada level yang memprihatinkan. Maka, mahasiswa dapat melakukan konservasi energi mandiri, seperti mematikan lampu dan AC saat kelas kosong, serta memaksimalkan pencahayaan sinar matahari alami.
“Saya sangat menyarankan mahasiswa untuk mulai menggunakan tas belanja ramah lingkungan, terlibat aktif dalam berbagai kampanye hijau, serta memanfaatkan kekuatan media sosial. Maka mahasiswa dapat menyebarkan kesadaran lingkungan seluas-luasnya,” tuturnya.
(Rifananda Ibrahim Bijaksana)





