
Potret antrean loket pintu keluar UIN Jakarta di kampus satu. Sumber. Dok. Pribadi
Sejak awal April, antrean panjang terus terjadi di loket pintu keluar UIN Jakarta akibat lonjakan kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas loket pembayaran yang tersedia. Hal tersebut dipicu oleh berakhirnya jam perkuliahan yang terjadi secara bersamaan, sehingga penumpukan kendaraan pada jam sibuk tetap tidak terhindarkan, meski petugas telah melayani pembayaran secara tunai maupun uang elektronik (E-money).
Manager Parkir UIN Jakarta, Sarwani mengungkapkan, salah satu penyebab utama terjadinya antrean panjang di pintu keluar adalah banyaknya mahasiswa yang belum memahami prosedur pengambilan kartu member yang telah selesai diproses. Maka, perlunya penekanan yang lebih lanjut terkait kartu member yang disepakati.
“Kami sangat berharap mahasiswa segera memperbarui informasi, mengenai sistematis kartu member. Dengan begitu, kendala di lapangan dapat diminimalisir dan lonjakan kendaraan yang memicu kemacetan di area loket, bisa segera mereda dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jurusan Jurnalistik, semester empat, Ahmad Dzikri menuturkan, efisiensi waktu di gerbang keluar sangat bergantung pada sejauh mana, pihak pengelola melakukan sosialisasi penggunaan kartu member. Banyaknya mahasiswa yang belum mengerti, membuat antrean akan terus terjadi.
“Selain edukasi mengenai kartu member, saya rasa pihak kampus juga perlu mempertimbangkan penambahan jumlah loket pembayaran di titik-titik krusial. Maka, dapat mengurai kepadatan volume kendaraan yang sering kali menumpuk pada jam-jam sibuk perkuliahan,” tuturnya.
(Selgy Deswita Isnaini)





